Pengalaman Pertama Terbang dengan Jetstar

Assalamualaikum….

Masih baper nih dari jalan-jalan ke Brisbane dan belum bisa move on dari pikiran jalan-jalan. Emang yaak bener kata orang, jalan-jalan tuh bikin nagih, meski hati miris ter-iris-iris akibat tabungan berkurang, hikzzz. Tapi kan yaak, demi melihat tempat-tempat baru, demi sebuah cerita untuk anak cucu kelak (halah, calon bapaknya aja belom ada), ga apa deh tabungan berkurang demi jalan-jalan.

Nah impulsive trip ke Bribane 19-25 February 2017 lalu aku menggunakan maskapai Jetstar. Maskapai ini merupakan anak perusahaan Qantas, jadi kalau di Indonesia ya seperti City Link la yaa, tapi aku belom pernah naik city link, jadi ga bisa ngebandingin.

Melbourne – Brisbane di tempuh selama 2 jam, seperti penerbangan Jakarta – Medan. Di round trip Melbourne Brisbane aku cuma beli paket ekonomis yang hanya di kasih standar fasilitas termasuk cabin baggage 7 kg. Pengalaman pembelian tiket berjalan lancar, aku juga download aplikasi Jetstar dan aplikasi ini benar-benar memudahkan aku saat browsing tiket, dan aku beli tiketnya tuh dua hari menjelang keberangkatan (akibat kelamaan mikir in kamu  , biasalah aku suka mikir panjang saat melakukan hal untuk pertama kali, too much worried). Pembayaran dengan kartu debit maupun kartu kredit dikenakan tambahan biaya, namun ada fasilitas POLI Payment, semacam transfer ke rekening bank dan ini free charge, namun saat aku coba pembayaran dengan POLI malah gagal terus. Aku ga tau kenapa, padahal POLI Payment available untuk seluruh nasabah bank Australia dan Selandia Baru. Ya sudahlah, akhirnya aku bayar pakai Debit Card dan dikenakan charge sekitar 0.5%.

Pengalaman di Tullamarine

Saat penerbangan ke Brisbane dari Tullamarine, aku sudah melakukan web check in, jadi sudah print boarding pass. Di tullamarine ga pakai di timbang bagasi, aku cuma di tanyain bawa apa aja dan saat aku tunjukkin cuma bawa Ransel sama tas Jinjing mah lewat aja. Tapi aku kena random check di security saat masuk, ga tau deh kenapa aku yang kena. Pesawat yang aku tumpangi jenis Airbus type kursi 3-3, dan buat aku yang dengan tinggi hanya 155 cm jarak antara kursi sangat cukup buat aku nyaman dan sepanjang perjalanan aku tidur nyenyak (akibat bergadang lihat White Night nih). Aku ga pesen makanan dan minuman karena udah sarapan di tullamarine. Jenis jok kursinya kulit dan kursinya juga empuk, kalau di banding Garuda sih cuma beda entertainment flight ama makanan dan kursi Garuda lebih lembut.

Pengalaman di Brisbane

Nah saat balik dari Brisbane ke Melbourne, aku rada takut karena pas aku nimbang di rumah Bella sebelum berangkat, berat timbanganku 8 kg. Padahal di Brisbane cuma beli kaos Brisbane 2 pesenan ibu ama magnet kulkas 2. Pas di bandara, aku cek in pakai mesin Self Check In dan langsung ke pintu masuk ruang tunggu, di sini aku melenggang nyaman tanpa ada pertanyaan dari security. Masalah muncul saat menjelang keberangkatan, di depan Gate barang bawaan semua di timbang dan OMG, baggage aku 9 Kg. AKu ga mau bayar donk yach kan mahal. (duitnya bisa buat beli tiket skybus di Melbourne). AKhirnya di tanya ama petugasnya “kamu bisa buat bawaan kamu jadi 7 Kg?”. Aku jawab bisa dan terus ngabur ke toilet, ngapain coba? Pakai celana dobel2 dan kaos dobel2, terus beberapa buku dan Al Quran yang ada di tas aku keluarin dan aku pegang aja di tangan. Pas ke gate lagi dan di timbang, Alhamdulillah di kasih izin naik pesawat. Tapi aku ga punya kesempatan buat lepas tuh baju dan celana yang berlapis-lapis. Akhirnya aku kesumukan di dalam pesawat meski sudah ada AC. Perjalanan Brisbane Melbourne nyaman banget dengan hanya sedikit guncangan dan aku juga tidur nyenyak ga lama setelah take off hingga menjelang sampai di Tullamarine. Dasar yaak aku si tukang tidur dimanapun. padahal aku kan niat mau motret sayap pesawat (ciri traveller pemula), tapi kok ya kebablasan bobok. Jenis pesawatnya juga sama dengan penerbangan Melbourne -Brisbane dan perjalanan nyaman. Alhamdulillah

Memang ya ga enak banget buat orang seperti aku yang punya banyak banget hal yang di pikirin saat mau melakukan sesuatu untuk pertama kali (too much worried), tapi setelah HAVE DONE, rasa kekhawatiran itu semua hilang dan alhamdulillah pengen lagi dan lagi. Ini lagi hunting tiket jetstar lagi buat April nanti. Oh iya pesan moralnya: Jika Kamu Kelebihan berat bawaan, triknya adalah pakai saja baju dan celana (pastikan model celananya karet dan bajunya t shirt doank), tapi kalau ga mau ya beli bagasi sekalian saat mau berangkat, karena pas aku lihat di Bandara Brisbane, beberapa orang yang terpaksa beli bagasi, biayanya lebih mahal ketimbang beli saat pesen tiket online.

Mari kita Jalan-Jalan ….

Advertisements