Impulsive Trip | Brisbane

Assalamualaikum…

sedikit mengutip beberapa kata cendikia:

“let’s make memories, it is not going to be picture perfect all the time, but that’s what make memories beautiful”

“believe in yourself and not panic if something goes wrong, because some hearts do get broken and sometimes there are no happy endings and that’s okay”

“Sejatinya perjalanan dapat menghilangkan kesedihan, diganti dengan kenikmatan yang dirasakan oleh seluruh anggota tubuh pada saat memanfaatkan seluruh kesempatan untuk melihat tempat dan rumah-rumah yang berbeda, pada saat mengenal bentuk muka baru, pada saat melihat perbedaan bahasa dan kulit, pada saat berteman dengan siapa saja karena Allah tanpa memandang faktor kerabat dan keluarga. Kegembiraan saat melihat bumi Allah SWT, Meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT saat terus mengingatNYA dan memohon segala perlindunganNYA”

16903332_1902449993310050_2682589236501190930_o

Menjelang akhir liburan semester musim panas (November 2016-February 2017), tetiba aja aku pengen jalan ke Queensland, ngelihat kota Brisbane dan Gold Coast, serta mau lihat O-Week di dua kampus di Brisbane, yaitu The University of Queensland (UQ) dan The Queensland University of Technology (QUT). Cuma sekedar ketiga tujuan itu aku datang ke Brisbane tanpa itinerary dan tanpa rencana ke tempat wisata lainnya. Namun yang aku dapat malahan berbagai tempat wisata yang menarik berkat petunjuk, panduan dan keramahan sahabat yaitu Bella. Perjalanan selama seminggu dari 19 – 25 February 2017 diisi dengan banyak kegiatan di berbagai tempat yang menarik. Alhamdulillah.

19 February: Queensland Art Gallery, Gallery of Modern Art, Free Ferry sepanjang Brisbane River, Southbank Brisbane

Nah, disini aku ngelihat banyak koleksi karya seni seperti lukisan, patung, dan seni modern lainnya. Setelah puas berkeliling di dua art Gallery yang lokasinya berdekatan, aku di ajak Bella ke wilayah south bank, buat foto di depan tulisan Brisbane (SAH deh ke Brisbane nya setelah foto disini, ahhahaa), terus kita lihat Brisbane Eye dan terakhir naik free ferry yang disediakan oleh pemerintah Brisbane. Dengan naik ferry ini kita bisa menyusuri brisbane river secara gratis. Oh ya, sekedar cerita, beberapa waktu lalu, Brisbane pernah kebanjiran karena hujan terus-terusan sehingga Brisbane river meluap. Nah berdasar pengalaman salah satu student yang rumahnya pernah kebanjiran, pemerintah cepat tanggap dalam mengatasi banjir dan korban juga dapat ganti rugi dari pemerintah.

This slideshow requires JavaScript.

20 February: Campus Tour QUT, City Botanical Garden, City Tour with free bus loop and Anzaq Square

Hari kedua aku di ajak Bella ke kampusnya, sumpah, kampusnya artistik banget dan kalau kamu mau ngurusin badan atau suka hiking, kampus ini tempat yang cocok. Lokasinya di bukit dan jalanan ke sana lumayaan lah ya, lumayan bikin capek. Aku di ajak muter-muter di beberapa gedung dan diajak ke Library. Library di QUT kampus Kelvin Grove baguuus banget, kesannya modern dan bersih. Aku suka disini karena banyak tempat atau spot bagus buat foto. Setelah dari kampus Kelvin Grove, kita pergi ke kampus di city, namanya QUT Gardens Point, lokasinya pas di sebelah City Botanic Garden. Jadi kalau lagi stress ama kuliah bisa nyari udara segar di taman tersebut, atau mungkin leyeh-leyeh tiduran di rumput hijau sambil nyari ide buat nulis essay. Di kampus Garden Point ada layar gede yang bisa jadi tempat main, aku suka deh. Nah setelah dari dua kampus ini kita pergi ke city dengan naik free bus. Menurutku pusatnya Brisbane kecil dan satu putaran (loop) free bus sebentar banget, ya mungkin sekitar 20 menit. Di City aku di ajak Bella ke Anzaq Square, namun jangan bandingin ama Shrine of Remembrance di Melbourne yaak, karena Anzaq Square ya beneran Square. Setelah puas foto-foto, aku di ajak bella ke toko coklat, namanya noosa, sumpah, coklatnya enaaak.

21 February: Lone Pine Koala Sanctuary and City Hall

Jika ga salah, secara hukum di Australia, negara bagian yang membolehkan turis untuk memegang, memeluk, dan berinteraksi langsung dengan koala hanyalah di Queensland dan South Australia. Nah, karena Brisbane di wilayah Queensland, maka di sini turis boleh berinteraksi langsung dengan hewan marsupial yang imut dan lucu ini. Makanya waktu Bella ngajak ke Lone Pine Koala Sanctuary, aku langsung iya -in aja, meskipun ini ga ada dalam daftar itinerary aku. Kita berangkat dari rumah bella pagi-pagi sekitar pukul 09.00, dan naik bus ke wilayah yang aku lupa namanya apa. Alamatnya bisa di cek di websitenya . Untuk masuk ke sini ada tiket concession atau diskon khusus untuk student. Nah kalau ingin meluk dan foto sama koala, turis di kenakan biaya tambahan, namun worthed lah, kan mumpung di Queensland, terus kita juga dapat softcopy file dan file yang di cetak. Koala di sini lucu-lucu dan imut-imut. Untungnya aku dapat koala yang gemuknya standar, ga terlalu gendut, jadi masih kuat buat di gendong, aaarghhh kesan pertama gendong koala kayak apa yaa, seneeeeng bangeeet. Meski cuma di kasih waktu sebentar, karena koalanya ga boleh lama-lama di peluk. Nah di lone pine ini juga ada banyak hewan dan atraksi lainnya seperti Kangguru, Platypus, Wombat, dan hewan-hewan khas Australia. Ada snake juga kalau turis berniat pegang dan foto. But I am afraid, so I was runaway when the show started.

Abis dari Lone Pine, aku dan Bella ke City Hall, nah disini ada museum nya dan kita juga di kasih kesempatan buat naik ke puncak untuk lihat kota view dari dalam Jam gadangnya Brisbane. Aku suka di dalam museumnya, karena banyak informasi menarik seputar Brisbane dengan penyajian yang sangat attractive.

dc2f78a1-42cb-4360-9c06-afef076b1e0a

Waaah anteng-e leyeh leyeh

fa07d2ce-3b0a-4dce-adc2-7f71dc705710

Belum punya mas suami yang bisa di peluk, ya meluk koala aja. Iihh kamu imuut banget my koala

22 February: Campus Tour UQ and Roma Parks

Hari ke empat aku diajak Rizka (alhamdulillah, dapat kenalan baru di Brisbane) ke kampus UQ. Kampus UQ benar-benar keren, old building everywhere dan karena aku datang saat O -Week, jadi rameeee banget dan banyak pertunjukan. Di kampus ini ada danau yang di sepanjang jalan menuju ke lake banyak tumbuh Jacaranda, sayang pas aku datang kan summer yak, jadi Jacaranda nya belum berbunga. Kata rizka, kalau lagi musim bunga, jalanan bakal kayak karpet ungu di penuhi petal Jacaranda. Di Lake ada banyak kura-kura dan aku pikir ini lebih seperti tempat wisata di banding kampus. It is such a massive campus. Ada kejadian memalukan, nah pas kita ikutan antri freebies, lah kok ndilalahnya ketemu anak AAS di UQ dan ketahuan deh aku nyusup ke UQ demi freebies-an. wkwkwkwk

Setelah dari UQ, aku dan Rizka ke Roma Parks, tempat ini bagus, cuma banyak Water Dragon alias kadal air. Menjelang sore kita tidur-tiduran aja di rumput di depan waterfall di salah satu sudut Roma Parks. Such a wonderful day.

23 February: One Day Tour Gold Coast and Sky Tower

Hari ke lima aku dan Bella ke Gold Coast, ekspetasiku yaak, aku bakalan naik kereta dengan view laut seperti saat Great Ocean Road Trip, namun aku terlalu tinggi berharap. Ternyata saat naik kereta, view yang aku lihat ya cuma dataran biasa, rumah-rumah penduduk biasa. Perjalanan dari Brisbane City ke GoldCoast memakan waktu sekitar 1 jam dengan kereta. Nah untuk mengelilingi Gold Coast kita naik Tram, jadi aku ngikuti rute tram dari ujung A ke ujung B. Setelah itu baru stop di pusat kotanya yaitu di wilayah yang terkenal Surfer Paradise. Sepintas wilayah ini seperti Kuta Bali atau Sanur ya, pantai dengan banyak pertokoan, bedanya sih di sini lebih bersih, teratur, lebih banyak gedung-gedung tinggi. Kalau kamu pecinta surfing maka disini tempat yang pas, karena aku lihat banyaaak banget mas-mas dan mbak-mbak yang lagi latihan surfing. Aku dan bella sih cuma duduk-duduk santai di tepi pantai di bawa bendera squid.

Setelah puas tanning di pantai, kita pergi ke Sky Tower. Nah dari tempat ini kita bisa lihat garis pantai Gold Coast dari ujung ke ujung. Tapi tiket naiknya mahal, dan ternyata ya, naik lift sampai lt 77 tuh bikin telinga jadi sakit. Kita lihat sunset dari lantai 77 dan juga lihat view garis pantai. Aku sukaaaa.

This slideshow requires JavaScript.

24 February: Brisbane Planetarium, Brisbane Botanical Garden, and Mt.Coot Tha Look Out

Nah di hari terakhir di Brisbane aku di ajak Bella ke Planetarium, nah di sini cuma ambil foto doank, terus di sebelah Planetarium ada Brisbane Botanical Garden. Karena ini lagi summer, jadi kesannya hijau aja, dengan sedikit warna-warna bunga. Setelah itu kita ke Mt. Coot Tha Look Out buat lihat view Brisbane City dari ketinggian. Ada cafe disini namanya cafe Kuta, seperti kuta bali. Menurutku tempat ini mirip the Sky High Mt. Dandenong karena konsepnya adalah resto sambil lihat view city.

1f15ee2d-11ff-4dc5-be8a-27dee0f53de2

Iki Sakjane Ngopo Toh?? Lagi mencari bintang di langit

e113ef55-537e-4ec2-981f-d320f8eedb64

Mas, kamu di mana sih? Lama banget kamu datang?

25 February: Going back to Melbourne

Akhirnya liburan usai dan aku harus balik ke Melbourne buat kuliah lagi. Alhamdulillah seminggu yang menyenangkan di Queensland.

-daniwulan-

foto-foto lainnya:

Advertisements