Melbourne, I am in love

Assalamualaikum…

Dear readers, pernah dengar judul film Eiffel I am in love nya shandy aulia dan samuel rizal kan? Nah judul postingan kali ini terinspirasi dari film tersebut, namun isinya bukan tentang kisah cintaku yaaakkk…

Hampir setahun aku di Melbourne dan selama ini udah menjelajah ke beberapa tempat di wilayah Melbourne dan sekitarnya. Nah, berhubung sekarang aku lagi liburan summer break dan belum dapat panggilan kerja, aku sering keluyuran ke pusat kota Melbourne dan mendatangi tempat-tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya. Semakin aku banyak melihat Melbourne, semakin aku jatuh cinta dengan kota ini, dan aku bisa ngerti perasaan temen-temen yang sudah menyelesaikan kuliah dan harus kembali ke tanah air. Rasanya sediiihh, dan bener perkataan Barbara, pengajar di IALF, bahwa ada saatnya nanti kita bakal merindukan kota di mana kita tinggal di Australia. Yuuk aku review beberapa sudut kota Melbourne yang buat aku jatuh cinta sama kota ini.

  1. Degraves Street : adalah sebuah jalan di dekat Flinders Station, dan dikenal juga dengan sebutan gang kopi, sebab banyak kedai kopi di sepanjang jalan ini dan juga berbagai kafe kecil yang unik. Jalan Degraves juga merupakan tempat bagi para grafiti maker, meski tidak sebanyak di Hosier Lane, dan juga tempat bagi para seniman dan pemusik jalanan. Jalan ini lebih cocok disebut Lane karena tidak terlalu lebar dan diapit oleh gedung-gedung berarsitektur unik. Tujuan aku mencari jalan ini sih mengikuti jejak Andien dan Ippe yang berfoto di colourful wall dan ternyata setelah nemu jalan ini malah seperti nemu harta karun, berupa pesona lain kota Melbourne. Paling cocok ke sini bareng temen-temen, minum kopi dan ngobrol-ngobrol sosialisasi. Kita bisa terus ngikuti jalan ini dan nantinya sampai di Arcade.
  2. Hosier Lane : adalah sebuah gang yang terkenal dengan seni grafitti di dinding-dinding sepanjang gang. Gambar-gambar disini akan di update secara berkala oleh para seniman, jadi ga akan bosan kalo sering-sering ke sini dalam beberapa waktu secara berkala. Tempat ini letaknya juga ga jauh dari Flinders Street Station, tinggal mengikuti jalanan di sebelah katedral sebrang station. Aku sih ga berani kalo misalkan sendirian ke sini, karena ada beberapa anak punk.
  3. Yarra Bank : Ini nih ikon kota Melbourne. Para Melburnian pasti udah pernah ke tempat ini. Sunga Yarra yang terkenal ini membelah jantung kota Melbourne dan juga memiliki jalur pejalan kaki dan pesepeda di sepanjang tepi sungainya. Kita bisa mulai menikmati jalur sepanjang Yarra dari belakang Federation Square yang tepat di seberang Flinders Street Station. Kalau kamu bareng temen-temen, kamu bisa bawa bekel dan duduk-duduk di kursi-kursi yang disediakan sambil nikmati keindahan sungai Yarra bersama temen-temenmu, atau kalau kamu lagi butuh waktu buat sendiri dan merenung, tempat ini juga menarik, kayak aku pas awal tahun, setelah pertama kali di ajak temen, selanjutnya pas lagi butuh waktu buat sendiri, aku jalan-jalan sendiri di sepanjang tepi sungai Yarra.
  4. South Bank : Nah ini nih pusat anak muda Melburnian, tempat romantis buat spending time bareng pasangan (oopss yang belom punya pasangan jangan iri ya, kota Melbourne emang kota Romantis). Aku suka jalan ke sini dengan rute dari depan Melbourne Convention Centre terus nyebrang dan jalan kaki ajaaa sampai bosan. Kesini sih buat makan es krim sambil nikmati sungai Yarra lagi…dan sambil liatin muda-mudi hilir mudik di sepanjang South Bank.
  5. Swanston Street : Ini pusat pertokoan di Melbourne, karena sepanjang Swanston Street kita bakal menemukan banyak pertokoan, kafe, restoran, bank, rumah makan, mall, restoran Nelayan, National Library, Town Hall, Gereja Katedral. Kalau mau ke sini, tinggal naik train dan turun di station Melbourne Central, terus tawaf deh sepanjang Swanston Street, dan diakhiri dengan makan di salah satu resto di jalan ini.
  6. Bourke Street Mall : Nah ini buat para ladies yang mau belanja atau sekedar hanya cuci mata yang udah sepet akibat kebanyakan baca jurnal akademik (wkwkkwk, aku banget ini mah).
  7. Direct Factory Outlet South Warf : Lokasinya bisa di capai dengan naik tram dari depan station Southern Cross dan turun di Melbourne Convention Centre. Pusat belanja para Melburnian dan turis yang mau dapat harga agak lebih murah. Selain sebagai wisata belanja, tempat ini juga memiliki pemandangan yang bagus, karena lagi-lagi di tepi sungai Yarra.
  8. Union Lane : nah ini grafiti juga seperti di hosier lane, lokasinya dekat little collin street.
  9. Melbourne Town Hall. Nah menjelang natal dan tahun baru di Melbourne Town Hall di adakan light show. Kemarin malam aku, tresya dan mbak ika ngelihat acara ini. Ya Allah, rameeee bangeet sampai antri supaya dapat view yang strategis. Aku suka permainan cahayanya.
  10. Federation Square Light Bubble. Ini juga bagian dari acara menjelang natal dan tahun baru. Deuuug Melbourne di malam hari baguuus banget. Aku suka aku suka aku suka.
  11. Melbourne Symphoni Orchestra Free Event. nah ini acara gratis yang di adakan di Victoria Garden hari Minggu lalu, 11 Desember 2016. Leyeh-leyeh di rumput sambil ngedengerin musik orchestra..

Nah, jadi ceritanya kemarin aku jadi guide Oppi yang berkunjung ke Melbourne, makanya aku jadi tambah paham ama sudut-sudut kota Melbourne yang belum terjangkau oleh kakiku sebelumnya. Ini nih beberapa foto-foto aku menjelajah tempat-tempat tersebut. Gimana aku ga jatuh cinta sama Melbourne dan summer ini ga mudik ke Indonesia. Melbourne I Love You…

20161122_144009

hosier lane

20161122_145434

degraves street

20161125_193529

south bank

bathing-box

bathing boxes

i-will-remember-you

i will remember you

infront-of-shrine

under the blue sky

national-gallery

national gallery

shark

Wow, Nemo?

shrine

shrine

 

img_2478

Light Show at Federation Square

img_2306

Union Lane

mhrh5831

Melbourne Symphoni Orchestra

daniwulan, Melbourne

Advertisements