Pegawai Pajak belajar Pajak (Australia)

Assalamualaikum…

Senin, 21 Maret 2016.

Hari ini aku ga ada jadwal kuliah, jadilah pergi ke Monash Clayton gedung Monash Hub yan di sports walk. Gedung ini khusus untuk para mahasiswa post graduate. Asyiiik belajar disini, karena banyak kursi-kursi dan sofa beserta meja yang nyaman dan juga fasilitas pantry seperti kulkas, microwave, air panas dan sink.

Okeh, hari ini aku ngereview pelajaran tiga minggu yang lalu yaitu tentang Taxation Law dengan kode BTF5965 Week 1. Jadilah aku, pegawai pajak yang sekarang belajar hukum pajak nya australia.

Di minggu pertama, aku belajar konsep umum perpajakan disini. Ada istilah yang baru banget buat aku, yaitu THE DOCTRINE OF PRECENDENCE. Jadi doktrin ini merupakan fondasi dari Common Law Legal Sistem yang dipakai oleh negara-negara berbahasa inggris (English Speaking Countries). Jadi dalam mengintrepretasikan sebuah kasus di pegadilan, para hakim atau juri akan mencari dasar hukumnya di Kitab Undang-Undang Perpajakan, kalau tidak ada penjelasan yang pasti, maka akan mencari penjelasan di Kasus-Kasus terdahulu yang pernah disidang dan telah diambil keputusannya. “Terms in tax legislation are intepreted not by reference to any commercial or economic principles, but instead on the basis of a system of legal analysis known as the “doctrine of precendence”.

Terus di sini pemungutan pajak di bagi menjadi dua antara Pemerintahan Commonwealth dan Pemerintahan State. State itu kayak pemerintah negara bagian.

Commonwealth mungut pajak:

  1. Income tax, including capital gains tax
  2. Fringe benefits tax (penerimaan berupa natura yang dinikmati oleh pegawai)–> kalau di indo kan di gabung sama pajak penghasilan.
  3. Good and Services tax, ini sama kayak di Indonesia, Pajak Pertambahan Nilai
  4. Customs Duty

 

State Government mungut pajak:

  1. Payroll Tax
  2. Land Tax, kayak Pajak Bumi dan Bangunan
  3. Stamp Duty

Selain itu juga ada retribusi tambahan, yaitu:

  1. Medicare levy
  2. Medicare levy surcharge
  3. Repayment of higher education debts (Higher Education Loan Program, dikenal dengan HELP). Jadi nih, anak-anak Aussie yang ga mampu untuk bayar uang kuliah dikasih pinjaman sama pemerintah untuk biaya kuliah dan nanti setelah dia punya penghasilan, bisa dibayar pinjamannya ke pemerintah.

Istilah kedua yang harus aku ingat adalah TAXABLE INCOME, jadi pajak disini dikenakan atas taxable income, atau mirip dengan istilah di Indonesia, Penghasilan Kena Pajak.

Sekarang aku harus ingat rumus yang akan sering di pakai, ya iyalah, namanya juga ngitung pajak, pasti harus ingat tarif dan rumus-rumus.

Income Tax Payable=Taxable Income x Tax Rate – Tax Offsets

Taxable Income=Assessable Income –  Deductions

Assessable Income=Ordinary Income + Statutory Income

Notes: pada suatu kondisi tertentu, beberapa statutory income dan beberapa ordinary income adalah penghasilan yang dikecualikan (exempt income) dan Exempt Income ini NOT ASSESSABLE INCOME. Kemudian juga ada kondisi dimana beberapa statutory income dan beberapa ordinary income yang bukan Assessable Income dan juga bukan Exempt Income, dan dia juga NOT ASSESSABLE INCOME, jadi dia apa donkk? Dia tuh namanya NANE=NOT ASSESSABLE INCOME. (list lengkap ada di UU Pajaknya AUSSIE, di ITAA (97) Subdivision 11-A untuk exempt income dan Subdivision 11-B untuk NANE.

Deductions=General Deductions + Specific Deductions

Tax Offsets: tax offeset mengurangi hutang pajak, jadi dia berbeda dengan pengurangan (deduction) kalau deductions kan mengurangi assessable income.

TAX RATE: (ini yang harus dihapal kayak hapal nomor handphone). Tarif pajak di Indonesia aja, aku kalau kasih konsultasi harus cek ke undang-undang PPh, yang penting inget tarif pasal 17, hihihii… wokeeh lets see:

INDIVIDUALS : dibagi jadi Foreign dan Resident

RESIDENT:

Taxable Income Tax on this income
0 – $18,200 NIL
$18,201 – $37,000 19%
$37,001 – $80,000 32.5%
$80,001 – $180,000 37%
$180,001 and over 45%

FOREIGN RESIDENT:

Taxable Income Tax on this income
0 – $80,000 32,5%
$80,001 – $180,000 37%
$180,001 and over 45%

Cara ngitungnya sama kayak ngitung pajak di Indonesia, karena di Aussie juga pakai tarif progressive, jadi makin gede penghasilan, makin gede juga pajaknya. Terus untuk Warga Negara Asing yang kerja di Aussie ga di kasih fasilitas Free sampai batasan $18,200 kayak tarif buat Warga Australia.

TARIF untuk badan/Company

Tarif untuk badan dipakai tarif tunggal yaitu 30% . Namun sejak 1 July 2015 ada fasilitas untuk perusahaan kecil yaitu kena tarif 28.5%. Kategori small business entities/perusahaan kecil adalah: aggregate annual turnovernya sampai dengan $2 million.

MEDICARE LEVY

Medicare levy= Taxable Income x 2%

Relief/Bantuan for Low Income Earners

People Threshold Amount Phase in limit
Individual entitled to the seniors and pensioners tax offsets (SAPTO $33,044 $41,305
All other taxpayers $20,896 $26,120

 So if someone have income less than threshold amount, she/he will get full exemption

Threshold < Income < Phase in Limit = 10 cents on every dollar of taxable income

Example: Taxable income = $22,000

Medicare Levy = (22,000-20,896) x $0.10 = $110.40

Certain individuals are exempt from the Medicare Levy, including: Foreign Residents and persons not entittled to Medicare benefits in respect of services, treatment or care (but, exemption certificate is required).

MEDICARE LEVY SURCHARGE

Nah ini dikenakan untuk orang-orang yang punya penghasilan gede lebih di atas threshold, tapi ga punya asuransi kesehatan pribadi. Jadi penghasilan besar yang masih pakai layanan kesehatan dari pemerintah. Nah mereka dikenakan retribusi tambahan atas fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah.

Medicare Levy Surcharge=Taxable Income x Surcharge Rate

Note: Taxable Income=including net amount on which family trust distribution tax has been paid + total reportable fringe benefits.

Ratesnya:

Income for Surcharge Purposes Surcharge Rate
SINGLES FAMILIES  
 0 – 90,000 0 – 180,000 0%
90,001 – 105,000 180,001 – 210,000 1%
105,001 – 140,000 210,001 – 280,000 1.25%
140,001 and over 280,001 and over 1.5%

Families with more than one child–>the relevant is increased by 1,500 for each child.

Contoh kasus: Taxable income $150,000/ single/ Private Health Insurance cuma 90 hari

MLS= $150,000 x 1.5% x (366 days – 90 days) = $1,696.72

366 days

TEMPORARY BUDGET REPAIR LEVY

Nah ini untuk individual dengan taxable income di atas $180,000

tarifnya : 2% on individuals with taxable income above $180,000 and this levy applies from 1 July 2014 to 30 June 2017.

Yang ini aku agak-agak kagak paham maksudnya apaan. harus baca lebih detil lagi.

 

HELP

Nah berikut repayments rate untuk income year 2015-2016

REPAYMENT INCOME REPAYMENT RATE
< 54, 126 NIL
54,126 – 60,292 4%
60,293 – 66,456 4.5%
66,457 – 69,949 5%
69,950 – 75,190 5.5%
75,191 – 81,432 6%
81,433 – 85,718 6.5%
85,719 – 94,331 7.0%
94,332 -100,519 7.5%
> 100,520 8%

Repayment Income: is the sum of taxable income plus anybtotal net investment loss (which inludes net rental losses), total reportable fringe benefits amounts, reportable superannuation contributions and exempt foreign employment income.

 

Oh ya, di week one ini aku juga belajar 5 PRINSIP UTAMA PERBEDAAN TEKNIS ANTARA AKUNTANSI DAN HUKUM PAJAK

  1. Not all receipts are recognized for tax purposes
  2. Income tax law distinguishes between capital and revenue expenses and recognoses expenditures depending on their classification. Revenue is deducted when they are INCURRED, and Capital is deducted over the period under capital allowance
  3. Income Tax Law excludes some income and expenses for policy reasons, such as tax law exclude: bribes, fines, illegal business
  4. Income tax law ignores some transactions on the basis of anti-avoidance provisions
  5. Timing rules differ in income tax law and accounting principles (Tax law using cash basis however accounting use accrual basis).

 

References: Principles of Taxation Law by K Sadiq, C Coleman, R Hanegbi, S Jogarajan, R Krever, W Obst, J Teoh, A Ting, 2016.

-daniwulan-

Monash HUB…

Advertisements