Pre Departure Training Australian Awards Scholarship | The Best Class I Ever Had

Assalamualaikum…

10 Oktober 2015 merupakan hari terakhir dari keseluruhan 4 setengah bulan program pre-departure training sebagai prasyarat yang harus dipenuhi oleh penerima beasiswa Australia Awards sebelum berangkat ke Australia. Aku kebetulan ditempatkan di sebuah ruang kelas ekonomis dan minimalis (kelas 11) bersama 13 penghuni lainnya yang menjadi satu kelas bernama kelas 4 setengah bulan 1 a.k.a 4.5M1. 14 orang yang di tempatkan di kelas ini semuanya unik, dan memiliki latar belakang di bidang ekonomi, mungkin karena kami dari bidang ekonomi, ruang kelas kami pun ekonomis dan strategis (dekat ke common room dan rest room, sehingga saat jam-jam kritis a.k.a siesta time a.k.a jam after lunch ak.a ngantuk, kami bisa ngabur sebentar ke dua ruang tersebut, terserah masing-masing lah pada mau ngapain…) Time flies so fast and overall we are so close to each other and di kelas selalu bareng (secara ya, kita kan sekelas, hahaha), makan siang (terkadang) bareng, (sekali) nonton bareng, ngisi visa dan HAP letter bareng-bareng (ya iya dunk, kan di pandu sama pak ponco di ruang computer…), nyari informasi universitas bareng-bareng (kalo ini mah semuanya bareng…45M and 6M)

Kelas kami di anugerahi seorang core teacher yang super duper perfect, memiliki senyum andalan dalam situasi apapun termasuk saat hasil writing kami dipenuhi dengan coretan merah dari beliau. Kami memanggilnya simon (smiling simon) sebab ada dua simon yang menjadi teacher di group 4.5 bulan. Nah sekarang I would like to introduce my class mates, yang cerdas, pintar, smart, lucu, dan terkadang konyol dengan jokes jokes mereka. Well here they are, my mates from 4.5M1:

In my point of view, they are:

Agus, lebih dikenal dengan Mas Asahi San, yang memperoleh gelar masternya dari salah satu universitas di Jepang dengan beasiswa dari pemerintah jepang. Dialah Phd Candidate yang berhasil menjadi Outstanding Student 45M. Dengan penampilan yang selalu low profile, humble dan seringkali membetulkan letak kacamatanya terlebih dahulu sebelum berbicara. Mas Asahi San sangat memukau kami saat sesi presentasi, he delivered the material very well and I got a lot of knowledge from his presentation.

Bram, Mas asal Surabaya lulusan STAN yang saat ini bekerja di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Dialah ketua kelas kami yang sangat sabar menghadapi kelakuan kami yang terkadang aneh…hahahah. Selalu punya inisiatif dan dia berhasil mengkomandoi kami saat tugas pertama dari teacher Barbara berupa riset tentang akomodasi di Australia, terbukti hasil riset kelas kami sangat terstruktur dan well organized. Mas Bram sangat aktif di kelas dan sering memberikan ide-ide yang bagus dan juga melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang kritis. Thanks mas bram, you are a good leader for us.

Cahya, pegawai kementerian keuangan yang selalu memukau dengan ide-idenya. Aku suka banget kalo sesi latihan speaking dengan mas Cahya. Beliau memiliki banyak ide-ide yang out of the box dan terkadang tidak terpikirkan oleh ku. Memiliki gaya berbicara seperti pak Moerdiono, pejabat tinggi di era orde baru, namun itu pula yang menjadikan beliau terlihat bijaksana. Julukan “WiseMan” memang sangat cocok untuk mas Cahya. Disaat teman-teman yang lain sibuk memikirkan jawaban application dari universitas yang dituju, Mas Cahya adalah orang pertama di kelas kami yang mendapatkan UNCONDITIONAL OFFER. Kamu emang kereen mas. Teman-teman memanggil beliau dengan Kak Cahya.

Cahyo, Auditor BPK lulusan STAN ini orangnya kocak. Terkadang bisa serius, tapi banyakan banyolnya. Fans beratnya Vita…(hahhaha), dia lebih memilih mengenal Vita dari pada mengenal the famous woman from another class. Partner in Crimenya mas Tohari. Mereka berdua selalu nyambung satu sama lain. Kalau satu group sama Mas Tohari, Mas Danang and Cahyo, gawaat deh. Adaaa aja yang jadi bahan candaan mereka. Cahyo juga salah satu yang di treat oleh Mas Tohari. Cahyo punya kebiasaan ngomong “what is it?” saat memikirkan kalimat apa yang harus di ucapkan, nah kebiasaannya ini berhasil di hilangkan akibat treatment mas Tohari. Good Job Mas

Danang, He is a tax officer at DJP. Mas Danang memiliki kemampuan untuk menyakinkan kami saat berargumen, dan berargumen dengannya saat pembahasan reading harus disertai bukti yang kuat atas jawaban kita, dan ini adalah suatu hal yang kadang buat aku repot yaitu aku sering lupa di mana aku menemukan paragraph yang merupakan jawaban atas pertanyaan2 dalam reading test. Kemampuan speakingnya sangat baik dan dia juga seorang yang kritis. Akhir-akhir Pre Departure Training, mas danang ini partner in crime nya Cahyo dan Mas Tohari.

Novi, Perempuan asal jambi ini kalau di kelas sedikit bicara, but it does not mean that Novi did not participate in class activities. Kami semua kagum saat Novi ternyata membawakan presentasinya dengan sangat cemerlang. She spoke very fluently and she did it really good. Novi selalu berbaik hati menghabiskan jatah kertas nya setiap jumat untuk mengkopi Timetable dan membagikan kepada 3 ladies di kelas kami (Aku, Vita dan Putri). Hanya Novi sendiri yang mengganti topik essaynya saat tugas 2000 kata dan dia berhasil, meski harus memulai riset dari awal. Novi dan aku sering duduk bersebelahan dan kami sering jadi partner dalam speaking practice. However, Novi sedikit bandel , terbukti dengan dia ngabur saat acara closing party di De Canter hihiii…

Pandu, mas asal Jakarta yang akan menjalani perkuliahan MBA di salah satu universitas terbaik di Australia, ANU. Mas pandu memiliki kepribadian yang tenang, dan latihan speaking dengan Pandu sangat bermanfaat karena dia memiliki gaya berbicara yang terstruktur dan ide-idenya juga luar biasa. Topik speaking part 2 tentang law yang buatku sangat sulit pun bisa di ceritakan oleh Mas pandu dengan lancar dan tetap terstruktur, dan menggunakan ide yang sama sekali tidak terpikirkan olehku.

Puji, the most cheerful person in the class. Dia memiliki pribadi yang menyenangkan, aku belum pernah melihat wajah kesal ataupun marah dari puji. Orang yang selalu tersenyum, mungkin hanya puji yang bisa menandingi senyum Simon. Pembawaannya selalu ceria, satu group dengan puji akan sangat-sangat menyenangkan karena kami akan banyak tertawa, meski writing kami baru sampe tahap introduction (hahhahaa). Sesuai dengan namanya, puji memang pantas untuk di puji karena keceriaannya. Berkat puji, kelas kami selalu ceria. La la la ye ye ye

Putri, perempuan kalem asal Lampung. Inggrisnya putri super duper sangat menakjubkan, dengan pronounciation yang awesome. Putri selalu mampu menguasai keadaan, dan jika di hadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sulit saat speaking practice, dia selalu tenang dan menjawab dengan lancar. Aku banyak belajar dari Putri terutama dalam hal speaking. Lulusan Akuntansi universitas lampung yang saat ini bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Ibu dari seorang anak perempuan yang sangat cantik. She is an amazing woman and has lot of uncommon words, such as tremendeous, the famous one. Putri selalu aktif di kelas dan saat sesi writing dalam group putri sering jadi writer since she has good handwritten. Yang paling aku kangenin dari putri adalah oleh oleh pisang dari lampung (hahaha), tolong di pelajari resepnya ya Put, nanti di Melb, kamu ajarin aku cara ngebuatnya…atau kalo gak, kamu bawa yang banyak ya buatku…

Rizky, Mas Rizky memiliki skill yang Amazing di reading, sehingga hanya dia satu-satunya di kelas kami yang berhak menyandang nama Rizky “Reading” Wicaksono. Mas Rizky seorang auditor BPK dan kepribadiannya yang tenang menjadi penyeimbang kami-kami yang suka ribut. Dikenal sebagai duo dynamic bersama dengan Cahyo, dan mereka berdua memperoleh nama baru Rizyo…

Thariq, orang pertama yang kukenal di kelas saat hari pertama di pelajaran pertama. Adek bungsu ini berasal dari provinsi paling utara, Nanggroe Aceh Darussalam, alias termuda di antara kami semua, lebih cocok jadi seorang marketing director, Inggrisnya Thariq keren, Dia pernah berkunjung ke Amerika Serikat dalam rangka pertukaran pelajar, Awesome Thariq. Dengan skill marketing yang keren, thariq sangat aktif mengutarakan pendapat di kelas, terkadang dia tiba-tiba bertanya ke simon tentang suatu hal yang diluar pemikiran kami semua. Lulusan manajemen Unsyiah dan saat sesi presentasi sangat memukau kami sekelas dengan presentasinya, sangat menghibur kami di saat presenter yang lain serius, thariq membawakan presentasi dipenuhi dengan candaan..,

Tohari, mas asal Surabaya yang merupakan Phd candidate ini penuh dengan knowledge dan experience yang valuable, selalu berbagi cerita tentang keadaan bangsa Indonesia saat ini. Pemikirannya sering diperas untuk membantu pemerintah memikirkan cara mengentaskan kemiskinan di negara kita tercinta. Seorang sahabat yang aware dengan kekurangan dan kelemahan temannya dan terus terang kepada temannya demi memperbaiki kekurangan si teman tersebut. Aku termasuk salah satu yang selalu di treat oleh beliau dalam hal pronounciation, dan it works to me. Aku jadi menyadari kekuranganku dan memperbaikinya. Makasih mas Hatori oops Mas Tohari… Beliau menyelesaikan gelar master dari salah satu universitas di negeri Oranje, how lucky you are mas, I wish someday I could visit that country secara gratis. Aamiin. Dia seorang dosen yang berwawasan luas, namun terkadang aku suka ga nyambung dengan apa yang dia omongin, terutama tentang teori ekonomi, hihihii. I have to read many books. I will do it. Aku sangat terpukau saat beliau mempresentasikan materinya.

Vita, another taxwoman. Perempuan asal semarang dan lulusan STAN ini adalah salah satu “wanita luar biasa” yang aku temui. Tidak hanya cerdas, Vita juga menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam skill IELTS terutama writing. Dia dikenal sebagai prof reader teman-teman sekelas. Vita memiliki banyak vocabulary dan coretan-coretan tinta merah simon dalam hasil writing practice sangat sedikit. Vita memiliki pembawaan diri yang tenang, keibuan dan sangat detail terhadap grammar. Kami sangat sangat beruntung memiliki vita di kelas kami.

Wulan, ituuu aku, penggemar kartupos, penggemar Jeremy Renner, Penyuka drama Jodha Akbar. However, it is not easy to describe my personalities. Some say that I am calm, quiet and shy. To what extent do you agree or disagree? Give your own opinion as well as example. Hihiii In addition, Simon said that I am inconsistent in reading and listening.

Finally, our core teacher, Simon who always gives his best smile in every moment. Meski wajahnya terlihat kecewa saat mengkoreksi hasil practice writing kami, namun saat kami dikelas dan bertanya tentang komentar-komentar nya yang ditulis dalam tinta merah, dia tetap tersenyum saat menjelaskan. Thank you so much Simon, you are best teacher for us.

In conclusion, setelah 4 setengah bulan, akhirnya pre departure training yang sangat sangat menyenangkan harus berakhir. Honestly, dari sekian kelas yang pernah aku hadiri, kelas persiapan inilah yang paling lama dan paling berkesan since I have wonderful friends as well as good teacher. Network ini akan selalu terjalin sampai kapanpun. Friends Forever ya …..
See you again

screen-shot-2015-09-12-at-11-02-06-amscreen-shot-2015-09-12-at-11-01-46-amimg-20150707-wa0011img_20151009_101804

 

Binjai, 27 Oktober 2015
-daniwulan-

Advertisements